6 Ciri Taqwa Yang Mungkin Belum Ada Pada Dirimu (Hati-hati!)

Ciri-ciri orang yang bertaqwa
Kadang kita merasa bahwa ibadah dan aktivitas kita sudah benar. Atau bahkan merasa bahwa ibadah dan aktivitas kita adalah yang terbaik.

Namun..

Kadang kita lupa, bahwa baik tidaknya, atau benar salahnya ibadah kita diukur dengan Al-Qur’an dan As-Sunah (hadits).

Pada artikel ini kami akan berusaha mengingatkan diri kami sendiri (utamanya) dan kepada para pembaca tentang ciri-ciri taqwa.

Setiap ibadah dan aktivitas kita seharusnya dilandasi dengan taqwa.

Pertanyaannya..

Sudahkah kita bertaqwa? Sudahkan kita bertaqwa dengan sempurna? Jawabannya bisa kamu dapatkan di artikel ini.

Makna Takwa

Apa itu Takwa? Taqwa adalah menjalankan semua perintah Allah SWT dan menjauhi larangan-Nya.

Itulah definisi taqwa yang sering kita dapatkan di ceramah dan buku PAI. Ternyata..

Makna taqwa bukan hanya sekedar menjalankan perintah dan menjauhi larangan. Tapi.. taqwa juga bisa diartikan ‘takut’. Takut untuk berbuat maksiat, takut masuk neraka, takut Allah murka dsb.

Makna taqwa yang lebih valid bisa kita dapatkan dari pendapat Ali bin Abi Thalib RA. Menurut beliau taqwa memiliki 4 makna.

1. Takut kepada Allah yang memiliki sifat Jalil (Yang Maha Luhur)
2. Beramal dengan dasar Al-Qur’an (At-Tanzil)
3. Menerima terhadap yang sedikit
4. Bersiap-siap menghadapi hari akhir (kiamat)

Ciri Orang Yang Bertaqwa Dalam Surat Al-Baqarah

Selanjutnya kita akan mengenal ciri taqwa yang ada si surat Al-Baqarah (2) ayat 3 dan 4. Kami yakin kamu hapal ayatnya.

Tapi, biar nyambung kita bahas ayat sebelumnya dulu (ayat ke-2):
2. Kitab (Al Quran) ini tidak ada keraguan padanya; petunjuk bagi mereka yang bertaqwa.

Sebagaimana kita ketahui bahwa Al-Qur’an adalah kalamullah, artinya perkataan Allah. Jadi sangat aneh kalau kita masih ragu.

Jika kita masih ragu, Allah menantang kita untuk membuat satu sarut saja yang mirip seperti Al-Qur’an (Al-Baqarah ayat ke-23 dan 24).

Bahkan.. Allah membolehkan kita untuk bekerja sama dengan siapa saja. Selain Allah.

Berani menerima tantangan ini? Silakan coba!

Perlu kita ketahui bahwa dari dulu, semenjak Qur’an diturunkan hingga sekarang, belum ada satu atau sekelompok orang yang bisa menciptakan satu surat seperti Qur’an.

Berikut adalah terjemahan Al-Baqarah ayat ke-23 dan 24:

23 Dan jika kamu (tetap) dalam keraguan tentang Al-Qur’an yang Kami wahyukan kepada hamba Kami (Muhammad), buatlah satu surat (saja) yang semisal Al-Qur’an & ajaklah penolong-
penolongmu selain Allah, jika kamu orang-orang yang benar.

24 Maka jika kamu tidak dapat membuat(nya) dan pasti kamu tidak akan dapat membuat(nya), peliharalah dirimu dari neraka yang bahan bakarnya manusia dan batu, yang disediakan bagi orang-orang kafir.

Lantas, untuk apa sih Allah menurunkan Al-Qur’an melalui malaikat jibril kepada Nabi Muhammad SAW? Jawabannya ada di ayat kedua ini.

“Petunjuk bagi manusia yang bertaqwa”.

Jadi taqwa bisa juga kita artikan sebagai orang yang melaksanakan petunjuk yang ada di dalam Al-Qur’an.

Perlu kita garis bawahi, Al-Qur’an adalah petunjuk, arahan atau guide untuk manusia supaya hidupnya benar, baik, tenang (tidak gelisah) dan berani (tidak takut). Ini ada di surat Al-Baqarah ayat ke 38.

38 Kami berfirman: "Turunlah kamu semuanya dari surga itu! Kemudian jika datang petunjuk-Ku kepadamu, maka barang siapa yang mengikuti petunjuk-Ku, niscaya tidak ada kekhawatiran (takut) atas mereka, dan tidak (pula) mereka bersedih hati."

Jadi kalau kita masih suka galau (sedih), kalau malam hari masih takut jalan sendirian atau ke kamar mandi. Berarti.. (silakan simpulkan sendiri).

Semoga kita termasuk orang-orang yang bertaqwa, amin.

Nah, orang-orang yang bertaqwa ternyata punya ciri-ciri. Ciri-ciri inilah yang dijelaskan di ayat selanjutnya (3 dan 4).

3. (yaitu) mereka yang beriman kepada yang ghaib, yang mendirikan shalat, dan menafkahkan sebahagian rezki (infak) yang Kami anugerahkan kepada mereka.

4. dan mereka yang beriman kepada Kitab (Al-Qur’an) yang telah diturunkan kepadamu & Kitab-kitab yang telah diturunkan sebelummu, serta mereka yakin akan adanya (kehidupan) akhirat.

Dari dua ayat tersebut kita bisa mengambil 6 ciri orang yang bertaqwa.

1. Beriman Kepada yang Ghaib

Iman adalah kepercayaan yang teguh yang disertai dengan ketundukan dan penyerahan jiwa. Tanda-tanda adanya iman ialah mengerjakan apa yang dikehendaki oleh iman itu.

Ghaib adalah yang tak dapat ditangkap oleh pancaindera (mata, hidung, kulit dll). Iman kepada yang ghaib maksudnya meyakini adanya sesuatu yang tidak dapat ditangkap oleh pancaindera tapi ada dalil yang menunjukkan kepada keberaadannya. Seperti adanya Allah, Malaikat-malaikat, Hari akhirat, Jin dan sebagainya.

2. Mendirikan Shalat

Shalat disini bersifat umum, jadi bisa shalat wajib dan bisa juga shalat sunah.

Yang perlu menjadi catatan adalah terkadang kita lupa dua keutamaan shalat, yaitu berjamaah (untuk laki-laki) dan dikerjakan pada awal waktu.

3. Berinfak dari Rizki yang diberikan Allah

Ingat! Semua rizki dan kenikmatan kita datang dari Allah dan sifatnya hanya titipan. Jadi BUKAN MILIK KITA!

Oleh karena itu seharusnya kita tidak berat untuk melakukan infak, sodaqoh atau kegiatan mengeluarkan harta lainnya.

4. Beriman Kepada Al-Qur’an

Kita harus percaya bahwa Al-Qur’an ini 100% benar, 100% datang dari Allah dan jika kita mengikuti semua petunjuk yang ada di dalam Al-Qur’an maka kita akan bahagia dunia akhirat.

5. Beriman Kepada Kitab Sebelum Qur’an

Sebelum Al-Qur’an diturunkan ada beberapa kita yang Allah tutunkan kepada Nabi-nabi terdahulu. Seperti Injil, Taurat dan Jabur.

Namun kitab-kitab tersebut kini sudah tidak murni 100%, artinya sudah ditambahi dan dikurangi oleh manusia.

Maka, dalam poin nomor 5 ini kami mengambil pendapat Dr Zakir Naik. “Kita percaya isi Al-Kitab jika isinya sama dengan Al-Qur’an. Jika tidak, maka kita tidak percaya”.

6. Yakin Terhadap Adanya Akhirat

Kita sudah berada di akhir zaman. Jangankan Zaman now, zamannya Nabi Muhammad SAW hidup saja sudah termasuk akhir zaman. Kenapa? Karena beliau adalah Nabi yang terahir.

Saran saya silakan tonton cerama tentang hari kiamat di YouTube, terutama ceramahnya Ust Zulkifli M Ali.

Jika kita sudah memenuhi 6 ciri taqwa tersebut maka kita akan termasuk kedalam golongan orang-orang yang beruntung.

Hal ini dijelaskan dalam surat Al-Baqarah ayat ke-5. Berikut adalah ayatnya:

5 Mereka itulah yang tetap mendapat petunjuk dari Tuhan mereka, & merekalah orang-orang yang beruntung.

Demikian pembahasan tentang Ciri-ciri taqwa. Semoga bermanfaat dan semoga kita termasuk orang-orang beruntung yang ada di ayat ke-5 surat Al-Baqarah. Amin.

Mohon maaf jika ada salah kata, jangan sungkan untuk bertanya di kolom komentar dan share tulisan ini untuk mendapatkan pahala.

Click to comment